Jumat, 09 Juli 2021

Kerangka Dasar Pembelajaran Tahun 2021/2022

Hallo sahabat pendidik semua, di postingan lalu kita sudah memuat ulang mengenai latar belakang, landasan hukum, tujuan dan manfaat, ruang lingkup, serta ukuran keberhasilan pembelajaran pada masa pandemi COVID-19, kali ini kita akan mengulas kembali bagaimana ketentuan pokok penyelenggaraan pembelajaran di Tahun Ajaran 2021/2022 sesuai dengan materi yang ada di Portal Guru Belajar dan Berbagi seri Panduan Pembelajaran Tahun Ajaran 2021/2022.

Ketentuan Pokok Penyelenggaraan Pembelajaran di Tahun Ajaran 2021/2022

Berdasarkan SKB 4 Menteri yang ditetapkan pada 30 Maret 2021, ada 9 ketentuan pokok Pembelajaran pada Masa Pandemi COVID-19, yaitu:

  1. Penyelenggaraan pembelajaran di masa pandemi COVID-19 dilakukan dengan:
    1. pembelajaran tatap muka terbatas dengan tetap menerapkan protokol kesehatan; dan/atau
    2. pembelajaran jarak jauh.
  2. Dalam hal pendidik dan tenaga kependidikan pada satuan pendidikan telah divaksinasi COVID-19 secara lengkap, maka pemerintah pusat, pemerintah daerah, kantor wilayah Kementerian Agama provinsi, kantor Kementerian Agama kabupaten/kota sesuai dengan kewenangannya mewajibkan satuan pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, pendidikan menengah, dan pendidikan tinggi di wilayahnya menyediakan pembelajaran tatap muka terbatas dan pembelajaran jarak jauh.
  3. Orang tua/wali peserta didik dapat memilih pembelajaran tatap muka terbatas atau pembelajaran jarak jauh bagi anaknya.
  4. Penyediaan layanan pembelajaran sebagaimana dimaksud dalam poin nomor 2 di atas dilaksanakan paling lambat tahun ajaran dan tahun akademik 2021/2022.
  5. Pemerintah pusat, pemerintah daerah, kantor wilayah Kementerian Agama provinsi, kantor Kementerian Agama kabupaten/kota sesuai dengan kewenangannya wajib melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan pembelajaran sebagaimana dimaksud dalam poin nomor 1. 
  6. Dalam hal berdasarkan hasil pengawasan di atas ditemukan kasus terkonfirmasi COVID-19 di satuan pendidikan, maka Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, Kantor Wilayah Kementerian Agama provinsi, Kantor Kementerian Agama kabupaten/kota, dan kepala satuan pendidikan, wajib melakukan penanganan kasus yang diperlukan dan dapat memberhentikan sementara pembelajaran tatap muka terbatas di satuan pendidikan. 
  7. Dalam hal satuan pendidikan belum dapat memenuhi ketentuan sebagaimana dimaksud pada poin nomor dua di atas, maka penyelenggaraan pembelajaran pada satuan pendidikan mengacu pada SKB yang diterbitkan pada tanggal 30 Maret 2021 tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Coronavirus Disease 2019 (COVID-19).
  8. Dalam hal terdapat kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat untuk mencegah dan mengendalikan penyebaran COVID-19 pada suatu wilayah tertentu, maka pembelajaran tatap muka terbatas dapat diberhentikan sementara sesuai dengan jangka waktu yang ditentukan dalam kebijakan dimaksud.
  9. Ketentuan mengenai Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) tercantum dalam Lampiran SKB bit.ly/skb4menteri2021 

Untuk lebih memberikan pemahaman yang utuh mengenai ketentuan pokok penyelenggaraan pembelajaran Tahun Ajaran 2021/2022, mari kita simak video berikut ini.


Rancang Terap Protokol Kesehatan Ruang Kelas di Tahun Ajaran 2021/2022

Setelah mengetahui ketentuan pokok penyelenggaraan pembelajaran di masa pandemi COVID-19, lalu bagaimana hal ini diterapkan di kelas Bapak dan Ibu Guru di Tahun Ajaran 2021/2022? Mari kita belajar bersama.

Sembilan pokok ketentuan penyelenggaraan pembelajaran pada masa pandemi dalam penerapannya merekomendasikan Pertemuan Tatap Muka (PTM) Terbatas yang dilakukan melalui pemberlakuan serangkaian protokol kesehatan. Penjelasan lebih jauh mengenai ketentuan PTM Terbatas  dengan protokol kesehatan di satuan pendidikan dapat  dibaca pada tautan berikut

Buku Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran Pauddikdasmen di Masa Pandemi Covid-19

Berkaitan dengan peran guru kelas atau guru mata pelajaran, Bapak dan Ibu perlu memastikan protokol kesehatan tetap diterapkan secara konsisten di ruang kelas selama PTM Terbatas. Hal apa saja yang perlu dilakukan? Mari kita pelajari contoh penerapannya yang dilakukan Guru Ani berikut ini.

Bagaimana dengan kondisi di satuan pendidikan tempat Bapak/Ibu mengajar? Apakah panduan protokol kesehatan sudah tersedia? Apakah satuan pendidikan telah menetapkan jadwal pembelajaran sekolah? Berapa rombel yang akan Anda ampu? Bagaimana kondisi ruang kelas? Dan apa langkah-langkah yang perlu Anda prioritaskan untuk mempersiapkan PTM Terbatas?

Perlu juga menjadi catatan, bahwa ketentuan jumlah dan durasi PTM Terbatas, jumlah rombongan belajar dan kelompok belajar, dapat sangat bervariasi sesuai dengan kebutuhan dan kondisi setiap satuan pendidikan.

Tugas dan Tanggung Jawab Guru dalam Tim PTM Terbatas di Tahun Ajaran 2021/2022

Setelah memahami ketentuan pokok pelaksanaan pembelajaran Tahun Ajaran 2021/2022 pada masa pandemi COVID-19, serta bagaimana penerapan protokol kesehatan di ruang kelas. Pada topik ini Anda akan diajak untuk semakin memahami bagaimana peran guru untuk memastikan pembelajaran di satuan pendidikan tetap berjalan sesuai dengan ketentuan pokok dan protokol kesehatan. 

Sebagai bagian dari satuan pendidikan guru juga memiliki tugas dan tanggung jawab untuk memastikan ketentuan pokok dan protokol kesehatan tetap dilaksanakan di satuan pendidikan tempatnya bekerja. Untuk itu, selain menjalankan tugas dan tanggung jawab utama, melakukan proses pembelajaran bersama murid di kelas, sesuai dengan Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi COVID-19, guru sebagai bagian dari satuan pendidikan pun dapat saja ikut terlibat dalam beberapa tim. 

Kepala sekolah memiliki kewenangan membentuk tiga tim dan menunjuk guru-guru untuk terlibat dalam salah satu tim. Tiga tim dalam satuan pendidikan yang dibentuk untuk memastikan pembelajaran pada masa pandemi COVID-19 berjalan sesuai dengan ketentuan pokok dan protokol kesehatan, yaitu; 

  1. Tim Pembelajaran, Psikososial, dan Tata Ruang 
  2. Tim Kesehatan, Kebersihan, dan Keamanan 
  3. Tim Pelatihan dan Humas 

Lalu Apa saja tugas dan fungsi guru dalam setiap tim? Mari kita sama-sama lihat contoh kasus berikut ini.

Contoh 1


Contoh 2

Contoh 3

Penjelasan lebih lanjut mengenai tugas dan tanggung jawab setiap tim di satuan pendidikan dapat dibaca di:

Buku Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran Pauddikdasmen di Masa Pandemi COVID-19

Bagaimana dengan Anda sendiri? Apakah Anda siap terlibat dalam tim untuk mendukung PTM Terbatas di Satuan Pendidikan tempat Anda mengajar? Paling tidak sebagai warga satuan pendidikan, kita tetap dapat berkontribusi dengan menerapkan seluruh rangkaian protokol kesehatan yang telah disepakati.

Memahami Proses Pengembangan RKAS di Tahun Ajaran 2021/2022

Untuk mendukung penyelenggaraan PTM Terbatas di berbagai daerah dan mendorong kenormalan baru pada praktik pembelajaran di Indonesia, dengan tetap mengutamakan protokol kesehatan, tentu saja setiap satuan pendidikan di setiap daerah membutuhkan dana pelaksanaan protokol kesehatan. Selama masa penetapan status Kedaruratan Kesehatan Masyarakat COVID-19 yang ditetapkan Pemerintah Pusat, satuan dapat menggunakan dana BOS Reguler dengan beberapa penyesuaian. Dengan demikian satuan pendidikan dapat merancang Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS).

Sumber pendanaan yang dapat digunakan satuan pendidikan dalam menyelenggarakan Pembelajaran Tahun Ajaran 2021/2022 pada Masa Pandemi COVID-19 mengacu pada Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 19 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 8 Tahun 2020 tentang Petunjuk Teknis Bantuan Operasional Sekolah Reguler. 

Untuk lebih memahami sumber pendanaan yang mendukung terlaksananya pembelajaran pada masa pandemi COVID-19, Bapak dan Ibu Guru dapat membaca penjelasan lebih lanjut pada beberapa sumber berikut ini.

  1. Permendikbud Nomor 19 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 8 Tahun 2020 tentang Petunjuk Teknis Bantuan Operasional Sekolah Reguler. Pendanaan Pandemi
  2. Tanya Jawab Penggunaan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di Masa Pandemi COVID-19. Tanya Jawab Pendanaan Pandemi
  3. Penggunaan Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Kesejahteraan di Masa Pandemi COVID-19. Pendanaan PAUDPK

Penting bagi Bapak dan Ibu guru untuk memahami bahwa RKAS dikembangan untuk mendukung kualitas pembelajaran yang dilakukan di satuan pendidikan. Dengan memahami RKAS, Anda dapat menyesuaikan berbagai aktivitas yang dilakukan di sekolah, termasuk di kelas.

Rabu, 07 Juli 2021

Konsep Pembelajaran Tahun Ajaran 2021/2022

Sebelum mulai memberikan pembelajaran untuk peserta didik, kita sebagai pendidik wajib belajar terlebih dahulu. Apalagi di masa pandemi ini dimana semua kegiatan pembelajaran tidak bisa dilakukan secara langsung antar pendidik dan peserta didik. Nah untuk itu mari kita belajar di Portal Guru Belajar dan Berbagi seri Panduan Pembelajaran Tahun Ajaran 2021/2022. Materi yang ada di portal tersebut, dimuat ulang disini sebagai catatan sendiri sehingga bisa dibuka kembali suatu saat nanti.

Latar Belakang Pembelajaran Tahun Ajaran 2021/2022

Pandemi COVID-19 telah mengubah praktik pembelajaran, dari pembelajaran tatap muka menjadi pembelajaran jarak jauh. Kondisi tersebut telah membuat sejumlah peserta didik mengalami kehilangan kesempatan belajar (learning loss). Kehilangan kesempatan belajar (learning loss) tidak hanya dirasakan oleh peserta didik, tetapi juga dirasakan oleh satuan sekolah dan orang tua.

Sebagai guru, apa yang Anda alami dan rasakan? Berikut ini Bapak/Ibu guru akan diajak untuk bersama-sama menyaksikan video yang memberikan gambaran mengenai pembelajaran pada masa pandemi COVID-19. Apakah Anda merasakan keprihatinan yang sama?

Mari kita saksikan video di bersama-sama.



Pengalam-pengalaman yang Anda saksikan hanyalah sepenggal pengalaman yang kita lihat. Tentu masih banyak tantangan-tantangan lain yang dihadapi di lapangan. Untuk itu, pada Tahun Ajaran 2021-2022, sejumlah satuan pendidikan, di setiap daerah yang telah dinyatakan sebagai zona “aman” COVID-19,  direkomendasikan untuk mulai menyelenggarakan pembelajaran tatap muka terbatas untuk mengatasi potensi learning loss yang terus berkembang. 

Meski demikian, bukan berarti keadaan akan kembali normal seperti sebelum pandemi. Akan terdapat sejumlah penyesuaian terkait tantangan dan kompleksitas yang dihadapi guru dan satuan pendidikan dalam menyelenggarakan pembelajaran pada Tahun Ajaran 2021/2022. Hal ini terutama terkait protokol kesehatan secara langsung dan dampaknya terhadap proses pembelajaran. Karena itu penting adanya pembekalan bagi guru dan kepala satuan pendidikan agar lebih siap dalam merencanakan dan menyelenggarakan pembelajaran di Tahun Ajaran 2021/2022 pada masa pandemi COVID-19.

Landasan Hukum Pembelajaran Tahun Ajaran 2021/2022

Pelaksanaan Pembelajaran Tahun Ajaran 2021/2022 sendiri telah dipertimbangkan pelaksanaannya dengan mengacu pada payung hukum berikut ini:


Bagaimanapun dalam pembelajaran di Tahun Ajaran Baru 2021/2022, kesehatan dan keselamatan semua warga satuan pendidikan merupakan prioritas utama yang wajib dipertimbangkan dalam menetapkan kebijakan pembelajaran pada masa pandemi COVID-19. Berdasarkan SKB 4 Menteri yang ditetapkan pada 30 Maret 2021, terdapat 3 poin penting yang perlu dipertimbangkan dalam Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi COVID-19, yaitu;

  1. Kesehatan dan keselamatan semua warga satuan pendidikan merupakan prioritas utama.
  2. Satuan pendidikan telah melakukan vaksinasi.
  3. Penerapan protokol kesehatan yang ketat di satuan pendidikan

Berdasarkan pertimbangan tersebut Keputusan Bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan, dan Menteri Dalam Negeri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran Di Masa Pandemi COVID- 2019 menetapkan keputusan, yaitu;

  1. Penyelenggaraan pembelajaran di masa pandemi COVID-19 dilakukan dengan: 1)pembelajaran tatap muka terbatas dengan tetap menerapkan protokol kesehatan; dan/atau 2)pembelajaran jarak jauh.
  2. Pendidik dan tenaga kependidikan pada satuan pendidikan telah divaksinasi COVID-19 secara lengkap, 
  3. Orang tua/wali peserta didik dapat memilih pembelajaran tatap muka terbatas atau pembelajaran jarak jauh bagi anaknya.
  4. Penyediaan layanan pembelajaran dilaksanakan paling lambat tahun ajaran dan tahun akademik 2021/2022.
  5. Pemerintah pusat, pemerintah daerah, kantor wilayah Kementerian Agama provinsi, kantor Kementerian Agama kabupaten/kota sesuai dengan kewenangannya wajib melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan pembelajaran.
  6. Bila ditemukan ditemukan kasus konfirmasi COVID-19 di satuan pendidikan. Maka pemerintah pusat, pemerintah daerah, kantor wilayah Kementerian Agama provinsi, kantor Kementerian Agama kabupaten/kota, dan kepala satuan pendidikan, wajib melakukan penanganan kasus yang diperlukan dan dapat memberhentikan sementara pembelajaran tatap muka terbatas di satuan pendidikan.
  7. Bila satuan pendidikan belum dapat memenuhi ketentuan penyelenggaraan pembelajaran di masa pandemi COVID-19, maka satuan pendidikan tersebut belum dapat melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas.
  8. Bila terdapat kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat untuk mencegah dan mengendalikan penyebaran COVID-19 pada suatu wilayah tertentu, maka pembelajaran tatap muka terbatas dapat diberhentikan sementara sesuai dengan jangka waktu yang ditentukan dalam kebijakan dimaksud.
Tujuan Pembelajaran Tahun Ajaran 2021/2022

Pembelajaran di Tahun Ajaran 2021/2022 pada masa pandemi COVID-19 merupakan bentuk upaya untuk memperbaiki kesempatan belajar siswa yang hilang atau menurun akibat perubahan praktik pembelajaran  selama pembelajaran jarak jauh di masa pandemi COVID-19. Apa saja yang ingin dicapai dalam Pembelajaran di Tahun Ajaran Baru 2021/2022?

Silakan membaca infografik berikut ini.


Semoga dengan memahami tujuan tersebut Bapak/Ibu dapat bersama-sama bergerak melakukan penyesuaian dan memberikan dukungan pembelajaran yang berkualitas untuk semua warga satuan pendidikan, ditengah keterbatasan pada masa pandemi COVID-19.

Manfaat Pembelajaran Tahun Ajaran 2021/2022

Hasil Pembelajaran di Masa Pandemi COVID-19 diharapkan mampu memberikan manfaat terutama bagi peserta didik. Melalui berbagai protokol kesehatan yang diterapkan, serta perubahan-perubahan praktik pembelajaran peserta didik dapat merasakan manfaat berikut ini:

  1. Mendapatkan hak pendidikan
  2. Memperoleh layanan pembelajaran yang berkualitas yang mengembangkan sikap, pengetahuan, dan keterampilan pada masa pandemi COVID-19
  3. Bersama warga satuan pendidikan yang lain, peserta didik mendapatkan akses kepada dukungan psikososial pada masa pandemi COVID-19 melalui keberadaan satuan pendidikan.
  4. Memiliki lingkungan belajar yang memprioritaskan kesehatan dan keselamatan melalui protokol kesehatan.

Bapak/Ibu apakah Anda ingin peserta didik Anda mendapatkan manfaat yang sama? Mari bersama-bersama mempelajari dan melakukan langkah-langkah penyesuaian.

Ruang Lingkup Pembelajaran Tahun Ajaran 2021/2022

Sebelumnya Bapak/Ibu sudah mempelajari tujuan dan manfaat pembelajaran Tahun Ajaran 2021/2022. Lalu pertanyaannya, apa saja yang menjadi ruang lingkup pembahasan dan penyesuaian yang perlu diperhatikan dan diimplementasikan pada Pembelajaran Tahun Ajaran 2021/2022?

Mari kita pelajari infografis berikut ini.


Nah jelas ya ruang lingkup pembelajaran di tahun ajaran 2021/2022 ini?

Ukuran Keberhasilan Pembelajaran Tahun Ajaran 2021/2022

Sebagai bentuk persiapan kenormalan baru, tentu saja pembelajaran pada masa pandemi COVID-19, khususnya di Tahun Ajaran 2021/2022 perlu terus dipantau dan dievaluasi dan diukur tingkat keberhasilannya. Lalu apa saja yang menjadi ukuran keberhasilan pembelajaran Tahun Ajaran 2021/2022?

Ukuran keberhasilan pembelajaran Tahun Ajaran 2021/2022 dibagi menjadi 2 kriteria. Yang pertama ukuran keberhasilan bagi satuan pendidikan dan yang kedua ukuran keberhasilan bagi guru. Untuk mengetahui lebih jelas kedua ukuran keberhasilan tersebut, mari kita pelajari infografis berikut ini.


Dengan memahami ukuran keberhasilan pembelajaran Tahun Ajaran 2021/2022 yang dilakukan pada masa pandemi COVID-19, maka Bapak/Ibu dapat menentukan prioritas dan perubahan praktik pembelajaran yang diperlukan secara lebih efektif

Kuis Konsep Pembelajaran Tahun Ajaran 2021/2022

Setelah mempelajari Konsep pembelajaran Tahun Ajaran 2021/2022, mari kita mengukur sejauh mana pemahaman dalam menguasai topik ini. Silakan mengikuti kuis berikut ini. Tentukan pendapat Anda dengan memilih “Benar” atau “Salah”. Kuis berikut telah disertakan jawaban yang benar. Jawaban yang benar ditandai dengan cetak tebal


Perubahan praktik pembelajaran, dari pembelajaran tatap muka menjadi pembelajaran jarak jauh tidak memiliki pengaruh pada satuan pendidikan ataupun siswa
        Benar
        Salah
Berdasarkan SKB 4 Meteri penyelenggaraan pembelajaran di masa pandemi COVID-19, dapat dilakukan dengan cara pertemuan tatap muka terbatas dan pembelajaran jarak jauh.
        Benar
        Salah
SKB 4 Menteri yang ditetapkan pada 30 Maret 2021, menetapkan 3 poin penting dalam penyelenggaraan pembelajaran di masa pandemi COVID-19.
        Benar
        Salah
Membantu guru dan tenaga kependidikan dalam melakukan penyesuaian pembelajaran ketika ada perubahan kondisi pada satuan pendidikan dan/atau status daerah terkait pandemi COVID-19. Merupakan salah satu tujuan dirancangnya pembelajaran di masa pandemi.
        Benar
        Salah
Terdapat 3 tujuan penyelenggaraan pembelajaran di masa pandemi
        Benar
        Salah
Adanya arahan untuk penyesuaian konsep dan rencana pembelajaran di masa pandemi COVID-19 bagi guru dan tenaga kependidikan. Merupakan salah satu manfaat pembelajaran di masa pandemi COVID-19
        Benar
        Salah
Adanya rujukan bagi satuan pendidikan dalam melakukan penyesuaian pembelajaran campuran di masa pandemi COVID-19. Merupakan salah satu manfaat bimtek ini
        Benar
        Salah
Salah satu ruang lingkup pelaksanaan pembelajaran di masa pandemi COVID-19 ialah pengelolaan pembelajaran di masa pandemi COVID-19 di satuan pendidikan sebagai acuan bagi guru dan tenaga kependidikan.
        Benar
        Salah
Ukuran keberhasilan pembelajaran di masa pandemi COVID-19 di bagi menjadi 2.
        Benar
        Salah
Pelibatan orang tua dalam merencanakan, memandu, melaksanakan, memberi umpan balik dan mengembangkan pelaksanaan pembelajaran di masa pandemi COVID-19. Merupakan ukuran keberhasilan bagi guru.
        Benar
        Salah

Selamat! Anda telah menyelesaikan kuis. Itu artinya, Anda telah mempelajari seluruh materi pada topik Konsep Pembelajaran di Masa Pandemi COVID-19.  Anda sekarang memiliki 1 lencana. Terima kasih! 






Demikian catatan ulang mengenai konsep pembelajaran tahun ajaran 2021/2022 yang bersumber dari portal guru belajar dan berbagi seri panduan pembelajaran tahun ajaran 2021/2022. Semoga bisa dijadikan pengingat nanti dan bermanfaat untuk kita semua

Senin, 14 Juni 2021

Aktifkan Segera Akun Pembelajaranmu kuy...

 

Tahu gak sih sahabat Intips, Akun belajar.id adalah akun pembelajaran yang diberikan pemerintah secara gratis yang bisa kita manfaatkan untuk proses pembelajaran. Buat kamu-kamu semua yang belum aktifin akun ini sampai akhir juni bakalan rugi deh karena akun yang gak diaktifin ini akan otomatis terhapus. Jadi tunggu apa lagi, ayo segera aktifin akun belajar. id kamu ya.

Untuk lebih jelasnya, yuk simak blast informasi akun belajar.id dibawah ini ya...

"Sebentar lagi tahun ajaran baru tiba, Pembelajaran Tatap Muka terbatas akan dimulai pada bulan Juli. Sudahkah anda mempersiapkan strategi pembelajaran atau memliki kendala sebagai berikut:
1. Media Penyimpanan terbatas secara cloud?
2. Keterbatasan akses ke Layanan Pembelajaran berbasis Elektronik?


Kini ada SOLUSI nya:
Aktifkan akun belajar.id sekarang juga.

Manfaat akun pembelajaran belajar.id :
1. Surat Elektronik.
2. penyimpanan dan pembagian dokumen secara elektronik.
3. pengelolaan administrasi pembelajaran secara elektronik.
4. penjadwalan proses pembelajaran secara elektronik.
5. pelaksanaan proses pembelajaran secara daring.

Siapa saja yang dapat mengaktifkan akun pembelajaran belajar.id ?
1. Peserta Didik
2. Pendidik
3. Tenaga Kependidikan (Kepela Sekolah, operator sekolah)

Tahapan mengaktifkan akun pembelajaran belajar.id
1. Dapatkan akun(user id & Password) dari operator sekolah.
2. Buka laman mail.google.com dan masukan nama akun (user id & password)
3. Menyetujui syarat dan ketentuan penggunaan akun pembelajaran.
4. Mengganti akses masuk (password) akun pembelajaran

Selamat akun pembelajaran belajar.id anda sudah aktif.
Mari Serentak Bergerak mewujudkan Merdeka Belajar dengan mengaktifkan akun pembelajaran belajar.id.

Info lebih lengkap kunjungi laman: belajar.id atau bisa juga akses 
belajardimanasaja.id





 


 

Rabu, 09 Juni 2021

Semua Jadi Aman dan Mudah Dengan Google Drive


    Saat awal pandemi sebelum mengenal akun belajar.id, saya membagikan materi, menjelaskan sampai mengumpulkan tugas-tugas siswa melalui WA Grup. Bisa dibayangkan saat itu saya mengajar 5 kelas, saya harus berinteraksi dengan 150an siswa. Tugas-tugas siswapun semua dikirimkan melalui WA. Baik itu tugas dalam bentuk foto maupun video. Seketika HP saya yang memiliki kapasitas penyimpanan besarpun menjadi hang dan error. 

    Chat di WA selalu penuh, buka aplikasi di HP menjadi berat dan lemot karena banyak file yang tersimpan di memori hp. Galeri foto penuh dengan tugas-tugas siswa, tidak rapi dan susah untuk dinilai. Tugas siswa tidak tersusun dengan rapi mengakibatkan saya sebagai malas memeriksa dan saat akhir penilaian siswa hanya diberikan nilai sekedarnya saja tidak sesuai dengan kemampuan masing-masing anak.

    Tapi setelah mengenal Google Workspace for Education (Akun belajar.id) semua menjadi berubah. Google Workspace for Education menyediakan fitur Google Drive dengan kapasitas tak terbatas yang bisa digunakan untuk menyimpan tugas-tugas siswa baik yang berupa foto maupun video. Tugas-tugas yang dikirimkan melalui google classroom akan tersimpan rapi di folder classroom di drive sehingga mudah untuk dicari saat diperlukan sebagai bukti pembelajaran.

Jika sudah memiliki akun belajar.id, berikut langkah-langkah menyimpan file di Google Drive

  1. Buka drive.google.com 

  2. Masuk dengan akun belajar.id dan password Anda.

  3. Klik tombol baru/new untuk upload file/folder Anda.

  4. File akan tersimpan otomatis di Google Drive Anda yang bebas virus dan dapat diakses di hp Anda jika Anda mengaktifkan akun belajar.id Anda di handphone


Ini video tutorialnya ya




    Ini dia tampilan google drive dari akun belajar.id yang memiliki kapasitas tak terbatas. Semua folder tersusun rapi, mencari tugas siswa kembali menjadi lebih mudah.





Kamis, 29 April 2021

Apa Itu Quizizz?

Sahabat Intips pernah dengar aplikasi Quizizz? Atau pernah pakai aplikasi ini? Quizizz adalah aplikasi pembelajaran gratis  yang menyenangkan untuk memudahkan guru dalam memberikan kuis kepada para siswa. Dan sekarang di quizizz ada fitur baru yaitu fitur lesson atau pelajaran yang bisa digunakan untuk presentasi interaktif. 


Quizizz dilengkapi dengan fitur-fitur yang menarik diantaranya

1. Kecepatan siswa

Pertanyaan muncul di layar masing-masing siswa sehingga siswa dapat menjawab pertanyaan dengan langkah dan kecepatan setiap siswa masing-masing dan para siswa dapat meninjau jawaban mereka di akhir

2. BYOD (Bring Your Own Device)

Artinya tiap siswa dapat menggunakan perangkatnya sendiri. Quizizz dapat dimainkan oleh siswa menggunakan segala jenis perangkat dengan browser, termasuk PC, laptop, tablet, dan smartphone

 3. Jutaan kuis publik

Guru-guru hebat di seluruh dunia telah membuat jutaan pertanyaan hebat tentang Quizizz setiap hari! Upaya komunitas ini menghasilkan konten hebat yang dapat digunakan semua orang. 

4. Editor Kuis

Editor Quizizz adalah editor kuis yang paling hebat di dunia! Yah ... kami pikir setidaknya demikian ... beri tahu kami jika Anda tidak setuju. 

5. Quizizz tidak ingin membuat Anda repot membuat kuis. 

Anda bisa mengumpulkan pertanyaan dari kuis apa pun dengan mudah dan menambahkan gambar dari internet secara otomatis -Menyimpan proses yang belum selesai dan banyak fitur lainnya. Pelajari lebih lanjut. 

6. Laporan

Quizizz memberi Anda laporan siswa di kelas yang terperinci untuk setiap kuis yang Anda lakukan. Anda juga dapat mengunduh laporan sebagai kumpulan data dalam bentuk Excel. Pelajari lebih lanjut.

7. Kustomisasi Kuis

Guru memiliki beberapa pilihan untuk menyesuaikan kuis mereka dengan mengubah tingkat kesulitan, batas kecepatan, dan faktor lainnya.

Nah itu tadi perkenalan singkat kita dengan aplikasi Quizizz. Supaya lebih kenal lagi, yuk kita langsung aja coba buka aplikasi Quizizz di sini

Literasi dan Numerasi

Hallo sahabat, kali ini saya mau berbagi tenatng kegiatan bimntek yang saya ikuti di guru belajar dan berbagi seri literasi dan numerasi